Program One Day One Thousand (ODOT) dijalankan 1 X sebulan, setiap awal bulan. Program ini adalah Program Infaq yang dananya dibuka dari Kota Amal yang ada di kelas. Kotak amal ini adalah Tabungan Jamaah sebagai Infaq yang akan diberikan kepada Dhuafa berupa Pendidikan.

Alokasi dana untuk pendidikan yang sudah terlaksana:

  1. Memberikan Infaq guru-guru di panti asuhan  untuk mengajarkan Al-Quran dan baca tulis  kepada anak-anak Panti Asuhan.
  2. Memberikan biaya tambahan guru les untuk memberikan pelajaran anak-anak panti asuhan, seperti mengajarkan Bahasa Inggris dll.

Insyaa Allah Ilmu yang diberikan akan bermanfaat bagi anak-anak Panti Asuhan/Yatim-Piatu Dhuafa dan selama ilmu nya dimanfaatkan, maka pahala jariah Jamaah akan mengalir terus kepada para Jamaah yang ber Infaq, walau Jamaah tersebut sudah berpulang / meninggal dunia.

Tidak semua dari kita memperjuangkan Islam dengan menjadi ustadz atau mendalami agama karena bisa jadi kita tida dikaruniai kemampuan berpikir dan mendalami berbagai ilmu agama. Namun kita bisa berjuang dengan memberikan sebagian rizki yang diberikan Allah untuk mendukung program dakwah, salah satunya dengan membiayai penuntut ilmu agama yang punya semangay belajar tinggi tapi mendapatkan kesulitan biaya.

Orang yang membiayai penuntut ilmu mempunyai peran besar. Ketika penuntut ilmu mengamalkan ilmunya, maka pahala mengalir juga kepada orang yang mengajarkan dan yang memberikan jalan untuk belajar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

“Barangsiapa yang menyeru kepada sebuah petunjuk maka baginya pahala seperti pahala-pahala orang-orang yang mengikutinya, hal tersebut tidak mengurangi akan pahala-pahala mereka sedikitpun dan barangsiapa yang menyeru kepada sebuah kesesatan maka atasnya dosa  seperti dosa-dosa yang mengikutinya, hal tersebut tidak mengurangi dari dosa-dosa mereka sedikitpun.” [HR. Muslim]

Berikut ini hadis lain yang dengan jelas menunjukkan ganjaran orang yang membiayai penuntut ilmu dengan diiberikan rizki lebih lancar.

Dalam Sunan At-Tirmidzi dikisahkan,

كَانَ أَخَوَانِ عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِى النَّبِيَّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْآخَرُ يَحْتَرِفُ، فَشَكَا الْمُحْتَرِفُ أَخَاهُ إِلىَ النَّبِيِّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: لَعَلَّكَ تُرْزَقُ بِهِ

“Ada dua orang bersaudara di zaman Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam, yang satu datang kepada Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam (untuk belajar), sedangkan yang satunya lagi bekerja (menanggung nafkah saudaranya, pent). Maka orang yang bekerja ini mengeluhkan kepada Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam tentang saudaranya. Beliau pun bersabda, “Bisa jadi kamu diberi rezeki karenanya (ia menuntut ilmu agama).”[HR. At-Tirmidzi]

Maka RCQ membuka jalan bagi para jamaah yang bergelut dalam usaha dan bisnis untuk ikut serta dalam dakwah, salah satunya adalah membiayai para penuntut ilmu yang bersemangat akan tetapi tidak mampu dalam pembiayaan. Semoga dengan hal ini usaha dan bisnis mereka semakin lancar dan penuh berkah. Amin